Minggu, 01 November 2026 Indeks RSS Login Redaksi
TERBARU
Australia Dukung Penguatan Demokrasi di Aceh melalui Program Partisipasi Perkuat Peran PKK, Mukarramah Fadhlullah Dorong Semangat Gotong Royong Masyarakat Mukarramah Fadhlullah Hadiri Pembinaan Pokja Bunda PAUD di Aceh Tenggara, Dorong Penguatan Pendidikan Anak Usia Dini Persoalan CCTV Ditindaklanjuti, RSUDZA Pastikan Pelayanan Tetap Profesional Ketua Pokja Bunda PAUD Aceh Dorong Penguatan Pendidikan Anak Usia Dini di Gayo Lues Kak Na Semangati Anak Binaan di LPKA Lambaro Harumkan Nama Aceh di Malaysia, Atlet Muaythai Pulang dengan 4 Emas dan 2 Perak Stafsus Gubernur Aceh Nektu Bahas Progres Pemulihan Lahan Pertanian dengan Plt Kadistanbun Rancangan APBA 2027 Disampaikan, Pj Sekda Aceh Hadiri Rapat Paripurna DPRA Wagub Aceh Hadiri Maulid Nabi dan Doa Bersama Mengenang Bencana Gayo
Daerah

Pj. Sekda Aceh Hadiri Pembukaan Meuseuraya Festival 2026

Pj. Sekda Aceh Hadiri Pembukaan Meuseuraya Festival 2026

BERITADENYUT.COM | BANDA ACEH — Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Aceh, Taufik, menghadiri pembukaan Meuseuraya Festival 2026, Jumat (23/10/2026) di Balai Meuseuraya Aceh, Banda Aceh. Taufik hadir mewakili pimpinan Pemerintah Aceh dalam kegiatan yang turut melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), perajin, serta komunitas kreatif tersebut.


Meuseuraya Festival 2026 menjadi salah satu wadah untuk mendorong pengembangan UMKM, memperkuat ekonomi masyarakat, sekaligus melestarikan budaya Aceh.


Dalam sambutan Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah yang disampaikan pada acara tersebut, Pemerintah Aceh menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia Provinsi Aceh dan seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyelenggarakan festival tersebut.


Pemerintah Aceh berharap kegiatan ini dapat membuka peluang usaha, memperluas pemasaran produk lokal, serta mendorong kreativitas pelaku UMKM dan perajin agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.


"Kami memandang festival ini sebagai wadah yang sangat baik untuk memperkuat ekonomi masyarakat, mengembangkan kreativitas, dan melestarikan budaya Aceh," ujar Taufik. 


Festival tahun ini mengusung tema “Meukarya Wastra Indatu: Berkarya dan Melestarikan Warisan Budaya Aceh”, yang menekankan pentingnya menjaga warisan budaya agar tetap berkembang tanpa kehilangan nilai dan identitasnya.


Melalui kegiatan ini, Pemerintah Aceh juga berharap sinergi antara pemerintah, perbankan, pelaku usaha, dan komunitas kreatif terus diperkuat untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Iklan

Berita Terkait

Baca Juga