Sabtu, 31 Oktober 2026 Indeks RSS Login Redaksi
TERBARU
Australia Dukung Penguatan Demokrasi di Aceh melalui Program Partisipasi Perkuat Peran PKK, Mukarramah Fadhlullah Dorong Semangat Gotong Royong Masyarakat Mukarramah Fadhlullah Hadiri Pembinaan Pokja Bunda PAUD di Aceh Tenggara, Dorong Penguatan Pendidikan Anak Usia Dini Persoalan CCTV Ditindaklanjuti, RSUDZA Pastikan Pelayanan Tetap Profesional Ketua Pokja Bunda PAUD Aceh Dorong Penguatan Pendidikan Anak Usia Dini di Gayo Lues Kak Na Semangati Anak Binaan di LPKA Lambaro Harumkan Nama Aceh di Malaysia, Atlet Muaythai Pulang dengan 4 Emas dan 2 Perak Stafsus Gubernur Aceh Nektu Bahas Progres Pemulihan Lahan Pertanian dengan Plt Kadistanbun Rancangan APBA 2027 Disampaikan, Pj Sekda Aceh Hadiri Rapat Paripurna DPRA Wagub Aceh Hadiri Maulid Nabi dan Doa Bersama Mengenang Bencana Gayo
Umum

Pj. Sekda Aceh Tekankan Pentingnya Pembangunan yang Responsif Gender

Pj. Sekda Aceh Tekankan Pentingnya Pembangunan yang Responsif Gender

BERITADENYUT.COM | BANDA ACEH - Pejabat (Pj.) Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Taufik, menghadiri Acara Verifikasi Lapangan Evaluasi Penyelenggaraan Pengarusutamaan Gender (PUG) Tahun 2025 di Ruang Potensi Daerah I Sekretariat Daerah Aceh, Senin (26/10).


Dalam sambutannya, Taufik menyampaikan bahwa verifikasi lapangan tersebut menjadi momentum untuk mengevaluasi sekaligus memperbaiki kebijakan pembangunan agar semakin responsif gender, inklusif, dan berkeadilan.


“Pemerintah Aceh berkomitmen memastikan pembangunan memberikan kesempatan yang setara bagi laki-laki maupun perempuan untuk berpartisipasi dan memperoleh manfaat pembangunan,” ujarnya.


Sekda menyebutkan, komitmen tersebut perlu diwujudkan melalui integrasi perspektif gender dalam setiap tahapan pembangunan, mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, hingga evaluasi program. Ia juga menekankan agar seluruh SKPA dapat berperan aktif dalam memastikan kebijakan dan program pembangunan yang menjawab kebutuhan masyarakat secara merata.


Adapun Indeks Pembangunan Gender (IPG) Aceh pada 2025 mencapai 93,11, naik 0,47 poin dari tahun sebelumnya dan lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional sebesar 92,69. Capaian ini menjadi dorongan bagi Pemerintah Aceh untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan yang setara dan berkeadilan.


Melalui verifikasi lapangan tersebut, Pemerintah Aceh berharap hasil evaluasi dan rekomendasi yang diberikan dapat menjadi bahan perbaikan dalam memperkuat pelaksanaan PUG, sehingga pembangunan yang inklusif dan berkeadilan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. []

Iklan

Berita Terkait

Baca Juga